KERAGAMAN ETNIS

KERAGAMAN ETNIS

Senin, 28 Mei 2012

Semua Elemen Masyarakat Kota Solo Mendeklarasikan Anti Kekerasan, Terorisme dan Radikalisme

Eyang Sis (Budayawan Solo) menyampaikan puisi perdamaian dalam deklarasi pekan perdamian di Kota Solo
Animo Masyarakat Kota Solo sangat besar untuk mencegah Aksi kekerasan dalam pekan perdamaian yang diselenggarakan UNISRI
Deklarasi Damai yang diselenggarakan oleh UNS, UNISRI dan IAIN Surakarta
Masyarakat Kota Solo Menolak Segala Bentuk Kekerasan, Terorisme dan Radikalisme

Jumat, 25 Mei 2012

Khofifah : Terorisme Harus Dicegah Sejak Dini


Jakarta, Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa memandang perlu pencegahan terorisme sejak dini dengan memberikan pendidikan tentang budaya dan agama kepada anak-anak.

"Jika diberikan pendidikan tersebut sejak dini, tentunya generasi mendatang akan lebih baik," kata dia pada acara Koordinasi Pencegahan Terorisme dan Pembentukan Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung di Bandar Lampung, Kamis (24/05).

Ia mengatakan bahwa pendidikan sejak dini itu sama saja mencegah perkembangan terorisme karena anak-anak akan jauh dari tindakan radikalisme.

Dipastikan, kata Khofifah, tindakan terorisme tidak akan ada lagi karena pemikiran mereka sudah ditanamakan akan bahayanya tindakan terorisme yang bisa memecah belah bangsa.

"Yang ada dipemikiran mereka hanya persatuan dan kesatuan antarbangsa serta agama. Dengan begitu, akan tercipta Indonesia tanpa terorisme," katanya.

Selain itu, pencegahan aksi terorisme dapat melalui peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. "Tokoh di daerah ini amat dibutuhkan dalam pencegahan terorisme sejak dini," katanya.

Acara kerja sama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dengan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang juga dihadiri Deputi Pencegahan Terorisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen Agus Surya Bakti.

Sementara itu, Agus mengungkapkan aksi terorisme belakangan ini boleh dibilang sepi alias tidak terjadi. Namun, bukan berarti masyarakat Indonesia dapat mengendurkan kewaspadaannya.

Menurut dia, aksi terorisme sekarang ini sudah bergeser dari aksi-aksi sebelumnya, yakni dari pemahaman agama beralih ke ideologi.

"Sejak 2000 hingga 2011, masih bergelut soal pemahaman agama. Sekarang, bergeser ke berbagai bentuk pemaksaan ideologi," kata dia.

Menurut dia, ada banyak tahapan radikalisasi, yakni praradikalisasi, identifikasi, indoktrinisasi, dan jihadisasi. "Proses ini semua ada di tengah masyarakat," katanya menegaskan.

Untuk itu, kata dia, BNPT mengajak elemen masyarakat melakukan pencegahan aksi radikalisasi terorisme karena peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan dini aksi terorisme.

Rabu, 23 Mei 2012

Kapolresta Pekanbaru akan Panggil BEM


PEKANBARU,  Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Komisaris Besar Adang Ginanjar membantah polisi kecolongan dalam menangani aksi mahasiswa -yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa se-Riau - merusak tugu perhitungan mundur PON Riau, kota Pekanbaru di Jalan Cut Nyak Din hari Rabu (23/5/2012).


Tidak sepantasnya mahasiswa melakukan aksi perusakan seperti itu. Saya akan memanggil seluruh pimpinan BEM yang melakukan aksi
-- Adang Ginanjar

Dia mengatakan, mahasiswa telah melanggar aturan dalam berunjuk rasa. "Kami tidak kecolongan. Kami menyangka mahasiswa telah membubarkan diri. Tidak sepantasnya mahasiswa melakukan aksi perusakan seperti itu. Saya akan memanggil seluruh pimpinan BEM yang melakukan aksi itu," kata Adang yang datang ke lokasi seusai aksi perusakan di Tugu PON hari Rabu siang.

Aksi BEM terdiri dari mahasiswa Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Riau, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Islam Riau dan Pimpinan Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Islam Riau. Adang mengatakan, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban BEM Riau atas aksi perusakan itu. Mahasiswa semestinya memahami aturan dan tidak boleh melakulan perusakan apapun pada bangunan milik publik. (kompas .com)

Selasa, 22 Mei 2012

Indonesia Stop Kirim TKI ke Arab


Tulungagung - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menegaskan penghentian sementara (moratorium) pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke empat negara di Timur Tengah; Arab Saudi, Yordania, Kuwait, serta Syria, tetap akan diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Moratorium masih akan terus kami berlakukan selama kepastian perlindungan hukum dan pemberian hak-hak dasar bagi TKI kita di luar negeri belum tercapai," katanya usai menghadiri forum silaturrahim keluarga TKI di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (21/05).

Banyaknya TKI/TKW yang terjerat masalah hukum di empat negara tersebut menjadi perhatian serius Menakertrans.

Selain menuntut perlindungan serta pemberian hak-hak para TKI secara lebih kongkret, Muhaimin mengatakan pihaknya juga aktif dalam melakukan lobi maupun komunikasi dengan masing-masing pemerintah yang menjadi negara tujuan TKI.

Namun, masih kata Muhaimin, hasil tawar-menawar soal perlindungan tenaga kerja Indonesia, jaminan sosial, serta keselamatan para TKI sejauh ini belum membuahkan hasil.

Tanpa merinci kendala yang dihadapi pemerintah dalam mengupayakan pengakuan serta jaminan perlindungan TKI ke empat negara Timteng, Muhaimin hanya mengilustrasikan bahwa kemajuan dalam penyusunan perjanjian kerjasama perlindungan TKI baru tercapai setahap demi setahap dengan pemerintah Malaysia.

Beberapa hak dasar TKI seperti pemberian libur sehari dalam seminggu, upah minimum sebesar 800 ringgit, paspor dipegang TKI, semua telah dipenuhi dan disepakati oleh pemerintah Malaysia.

"Untuk Malaysia, (moratorium) sudah hampir dicabut tetapi belum ada satupun PPTKIS (perusahaan pengerah tenaga kerja Indonesia swasta) yang berani mengirimkan TKI ke sana. Kalau dengan Arab Saudi sampai sekarang masih kami tutup," katanya. 

Minggu sore, cincin api muncul di langit!


Setelah Supermoon yang sangat indah beberapa waktu lalu, kini orang-orang yang berada di daratan Asia bagian timur dan penduduk Amerika Serikat di sebelah barat dapat menikmati satu lagi pemandangan langit yang tak kalah spektakuler.

Pada hari minggu depan ini (20/05), astronom memperkirakan bahwa bulan akan menghalangi lingkar matahari atau yang disebut dengan gerhana matahari. Gerhana matahari kali ini akan sangat indah karena letak bulan akan berada tepat ditengah-tengah diameter matahari. Apabila dibayangkan, gerhana matahari kali ini mirip seperti cincin raksasa yang menyala di langit.

Menurut Msn.com, gerhana matahari kali ini disebut dengan annular solar eclipse atau dalam bahasa latin disebut annulus yang berarti cincin kecil. Gerhana matahari ini dapat disaksikan oleh sebagian besar wilayah Asia, Pasifik, dan beberapa bagian di Amerika Latin sebelah utara dan barat. Kawasan Amerika serikat dan Kanada juga dapat menikmati pemandangan ini namun terbatas untuk beberapa bagian saja.

Menurut para Space.com, dalam gerhana matahari kali ini, bulan akan menutupi sekitar 94 persen permukaan matahari. Pada tanggal 20 Mei, fenomena alam ini akan menampakkan diri di Amerika Utara dan pada tanggal 21 Mei, sore hari, gerhana matahari ini dapat dinikmati oleh masyarakat di kawasan Asia.

Sebuah peringatan yang disampaikan oleh para astronom bahwa dilarang untuk melihat ke arah terjadinya gerhana secara langsung dengan mata telanjang, walaupun tertutup oleh bulan, namun beberapa sinar matahari akan dapat membakar retina manusia. Disarankan untuk mengamati dan menikmati pemandangan langit ini dengan menggunakan filter atau kacamata khusus.

Wow, setelah Supermoon menghiasi malam hari dan dijadikan sebagai model oleh banyak fotografer dari berbagai penjuru dunia, minggu besok giliran matahari yang akan menjadi model bagi banyak fotografer tersebut. Memang, keindahan langit dan kuasa Tuhan tidak terbatas.

Senin, 21 Mei 2012

Tiga Hal Harus Diperbaiki Bandara di Indonesia


JAKARTA - Seminar Runway Safety dan Workshop untuk Asia Pacific, pertama kalinya digelar di Bali, Indonesia.
Seminar membicarakan beberapa hal pokok terkait dengan keselamatan penerbangan, khususnya tentang pengoperasian bandara dan mekanisme kerjanya.

Untuk mendorong keamanan landasan pacu di setiap bandara, Wakil Menteri Kementerian Perhubungan Bambang Susantono menjelaskan, ada tiga hal yang harus dibenahi di berbagai bandara di Indonesia. Salah satunya, perbaikan infrastruktur.

"Membenahi infrastruktur yang ada, baik bandara maupun navigasi dan fisiknya," ujar Bambang di Hotel Kartika Plaza, Bali, Senin (21/5/2012).
Kedua, perbaikan dan penambahan sarana, dalam hal ini sarana pesawat harus diakui di dunia, yakni mengikuti standar International Civil Aviation Organisation (ICAO).

"Bukan hanya penerbangan kita saja, tapi semuanya. Kita mengacu pada ICAO,"jelas Bambang.
Hal terakhir yang harus diperhatikan, papar Bambang, harus ada pembenahan untuk Sumber Daya Manusia (SDM).

Mengenai hal ini Bambang membahas mengenai komunikasi pilot dengan Air Traffic Controler di setiap bandara.
"SDM harus diperhatikan, disamping pilot dan Air Traffic Controller, sampai ke ground handling,"kata Bambang. 

Jumat, 18 Mei 2012

http://arrahmah.com/read/2012/05/14/20124-tanggapan-ustadz-aman-abdurrahman-hafizhahullah-atas-artikel-fenomena-perdebatan-seputar-takfir-tayin-terhadap-anshar-thaghut-quo-vadis.html


http://www.acehloensayang.com/2012/05/diskusi-seputar-takfir-muayyan-bersama.html

Pemekaran Desa Hampir Tidak Terkendali

PADANG, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan pemekaran desa belakangan ini hampir tidak terkendali, bahkan sudah mendekati 70 ribu desa di seluruh Indonesia. "Pemekaran kecamatan sekarang terlalu besar dan pemekaran desa juga terlalu besar, mungkin karena ingin mendapatkan uang bantuan desa lebih banyak," kata Gamawan Fauzi di Padang, Kamis (17/5/2012).
Oleh karena itu, Kemendagri perlu mengatur masalah pemekaran tersebut dan tidak hanya berdasarkan persetujuan bupati dan DPRD setempat.
Menurut Gamawan, ke depan untuk pemekaran desa atau nagari harus ada izin gubernur dengan ketentuan dan persyaratan yang diperketat, termasuk pemekaran daerah di Indonesia. "Kemendagri sedang membuat grand design persyaratan pemekaran dan yang tidak seringan dulu lagi. Dulu ada daerah dengan penduduk hanya 6.000 ingin jadi kabupaten juga dan ini terjadi pada beberapa provinsi," katanya.
Justru itu, lanjut Mendagri, sekarang persyaratan lebih ketat dan ada tiga persyarakat umum, pertama, syarat administrasi, kedua, geografis yang didalamnya dilihat problema-problema di wilayah tersebut.
Mendagri mencontohkan Kabupaten Pasaman, Sumbar, yang wilayahnya 85 persen adalah hutan lindung, bagaimana masyarakat setempat akan sejahtera kalau hanya 15 persen nonhutan lindung. Akibatnya kerja kepala daerahnya setelah pemekaran hanya mengurus alih fungsi kawasan itu. Setelah habis masa jabatannya, baru keluar izin alih fungsi kawasan tersebut.
"Persyaratan ketiga berkaitan dengan demografis atau kependudukan, karena hanya 5.000 jiwa penduduknya ingin jadi kabupaten juga," katanya.
Padahal jumlah penduduk tersebut, hanya sebanyak warga satu RT saja kalau di Jakarta. "Jangan-jangan kalau dimekarkan sebanyak 50 persen isinya PNS saja dari jumlah 5.000 penduduk tersebut. Oleh karena itu, persyaratan harus lebih ketat," kata Gamawan.


Sumber:antara

Kamis, 17 Mei 2012

MEMBENDUNG ARUS RADIKALISME DI KALANGAN MUDA DALAM RANGKA MENINGKATKAN SOLIDARITAS DAN TOLERANSI KEBANGSAAN


Pergulatan tentang wacana ideologi yang dijadikan sebagai dasar negara telah menjadi perdebatan panjang di kancah perpolitikan negeri ini. Terutama menjelang Indonesia merdeka, dorongan menjadikan Islam sebagai dasar negara menjadi salah satu agenda penting di tingkat politik nasional selain mempertimbangkan ideologi lain yang dapat diterima oleh segenap politisi maupun masyarakat Indonesia. 
Namun demikian, sebagai wujud konsensus, para founding fathers negara ini sepakat untuk memilih nasionalisme yang dianggap dapat mengakomodir semua kepentingan dan keberagaman masyarakat di Indonesia. 
Adalah Pancasila, filosofi berbangsa dan bernegara sekaligus dasar negara yang disetujui oleh semua pihak untuk menjadi pilar utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dari Pancasila-lah, bangunan bangsa dan masyarakat Indonesia didirikan atas dasar kesamaan kepentingan, solidaritas dan toleransi. 

Setelah enam dasawarsa NKRI berdiri, ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan terhadap ideologi Pancasila terus terjadi. Sebut saja ideologi komunisme yang pernah berusaha menggantikan Pancasila dengan komunis. Langkah yang mereka lakukan bukan hanya menyebarkan pengaruh, tapi juga lewat langkah-langkah kekerasan, seperti pemberontakan yang terjadi tahun 1948 dan 1965. 
Sama halnya yang pernah dilakukan Darul Islam dengan Negara Islam Indonesia-nya di Jawa Barat pada kurun waktu 1949-1962. Pemaksaan Ideologi selain Pancasila yang menggunakan doktrin agama sebagai pembenarannya lewat pengaruh ideologis maupun gerakan bersenjata. 
Selama tiga orde (orde lama, baru dan reformasi), Pancasila memang masih menjadi dasar negara ini. Namun, tak terpungkiri bahwa pasca orde baru, Pancasila mulai memudar keberadaan serta fungsi moralnya di masyarakat. 
Terlepas dari “kesalahan” politik orde baru yang menggunakan Pancasila sebagai alat kekuasaan, seharusnya, Pancasila tetap menjadi kekuatan tunggal ideologi negara untuk menjaga keutuhan NKRI. 
Kini, dengan terbukanya sistem politik serta media komunikasi dan informasi yang bebas, ancaman terhadap ideologi Pancasila telah mencapai tahap baru yang mengkhawatirkan. 

Selain mulai memudarnya Pancasila di masyarakat, lemahnya pendidikan yang mengedepankan moralitas Pancasila serta munculnya generasi muda yang konsumtif semakin memudahkan ideologi selain Pancasila untuk menggerogoti nasionalisme anak bangsa. 
Bukti teranyar bisa dilihat dari meningkatnya tingkat kekerasan yang berakar kesukuan maupun agama dan menurunnya solidaritas antar anak bangsa, memperlihatkan dengan jelas kerapuhan masyarakat yang tidak memiliki akar nilai dan norma keberagaman yang baik. Belum lagi perluasan ideologi selain Pancasila yang telah merasuk pada tingkatan pelajar serta mahasiswa. Pada kasus ideologi, perubahan pemikiran akibat doktrin ideologis selain Pancasila mengakibatkan resistensi dakam pikir dan tindak bagi banyak pemuda yang telah masuk dalam organisasi bawah tanah yang berorientasi pada penggantian Pancasila sebagai dasar negara. 

Selasa, 15 Mei 2012

Habib Rizieq Ancam Bubarkan Konser Lady Gaga


Temanggung, Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab mengancam akan membubarkan konser penyanyi Lady Gaga yang rencananya berlangsung di Jakarta pada Minggu (03/06).

Habib Rizieq di Temanggung, Sabtu (12/05), mengatakan, Lady Gaga merupakan penyembah Lusiver, yakni nama iblis dalam Bibel dan Lady Gaga menyatakan akan mengikat kerajaan iblis di seluruh dunia.

"Kalau dia (Lady Gaga) jadi pentas, saya akan kerahkan umat Islam Jakarta untuk bubarkan konser tersebut," katanya pada pengajian Milad Gerakan Pemuda Kabah (GPK) se-Jawa Tengah, di Kaloran, Kabupaten Temanggung yang dihadiri ribuan anggota GPK.

Habib menuturkan, dalam konser terakhir Lady Gaga menyatakan akan membangun kerajaan iblis Lusiver di Indonesia.

Ia meminta pemerintah tidak mengizinkan konser Lady Gaga di Indonesia dari pada dibubarkan FPI.(faktapos)

Polda Metro Tolak Izin Konser Lady Gaga

Jakarta, Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menolak memberikan izin pelaksanaan konser penyanyi dunia Lady Gaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.



"Polda tidak merekomendasikan konser Lady Gaga karena pihak panitia tidak mengajukan izin keramaian," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin (14/05).


Rikwanto mengatakan polisi tidak memiliki kewenangan mengeluarkan izin konser Lady Gaga karena pihak panitia belum mengajukan laporan pelaksanaan keramaian.


Rikwanto menyebutkan rencananya pelantun lagu "Poker Face" itu akan manggung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, 3 Juni 2012.


Rikwanto mendapatkan informasi pihak panitia telah menjual habis tiket konser kepada calon penonton konser Lady Gaga.


Rikwanto menambahkan pihaknya juga mendengar informasi rencana konser Lady Gaga mendapatkan pertentangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan salah satu fraksi di DPR RI dan beberapa organisasi masyarakat.


Alasan larangan konser penyanyi bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu karena berpakaian erotis dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia.(faktapos)

Senin, 14 Mei 2012

2 Anggota Teroris Terkait Bom Gereja Solo di Ciduk


Jakarta,Tim Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil menciduk dua terduga teroris di Solo.

Menurut Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar, dua terduga itu berinisial D alias K dan T alias P. Keduanya ditangkap terkait dengan kasus bom gereja di Solo.

"D terlibat bom gereja Solo dan menyimpan sisa handak bom malam 1 Suro di depan Polsek Pasar Kliwon. Sedan T terlibat bom gereja Solo," ucapnya, Jakarta, Jumat (11/05).

Boy mengungkapkan, D ditangkap di Gang Comal VI, Jl Kyai Mojo, Pasar Kliwon. D ditangkap sekitar pukul 13.00 WIB. Sedang T ditangkap di Pasar Legi sekitar pukul 14.00 WIB.

Selain keduanya, tim Densus 88 juga berhasil menangkan terduga pelaku tindak teroris lainnya atas nama P alias G alis D di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pukul 15.30 WIB.

"Yang bersangkutan terkait pembelian senjata untuk pelatihan di Poso," ucap Boy.

Saat ini, kata Boy, ketiganya masih menjalani pemeriksaan yang intensif.

20 Anggota Al-Qaidah Tewas


Aden, Tentara pemerintah Yaman deng menggunakan roket dan senjata artileri memborbadir beberapa lokasi di Provinsi Abyan, yang disinyalir didiami oleh kelompok al-Qaidah. Serangan itu menewaskan sedikitnya 20 gerilyawan dan 10 prajurit.

Seorang pejabat militer yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, pertempuran sengit terjadi di pinggiran Jaar dan Zanjibar di Abyan saat tentara pemerintah mulai melancarkan serangan besar-besaran untuk menguasai kota besar dan kecil yang dikuasai gerilyawan sejak 2011.

Sang sumber mengatakan, angkatan bersenjata Yaman berhasil mendesak posisi gerilyawan al-Qaidah ke luar pinggiran Zanjibar setelah pertempuran mematikan dan pemboman artileri yang menewaskan 20 gerilyawan.

"Ini adalah untuk pertama kalinya tentara kami bergerak menuju pusat kota Zinjibar setelah merebut kembali pangkalan strategis dari al-Qaidah yang telah meninggalkan tempat persembunyian mereka," ia menambahkan, seperti dilaporkan oleh Xinhua, Senin (14/05).

Selain itu, seorang komandan Angkatan Darat mengatakan, sebanyak 10 prajurit termasuk seorang kolonel tewas, dan puluhan lagi cedera dalam pertempuran pada hari Minggu itu dan gerilyawan al-Qaidah di Zinjibar dan Jaar.

Sementara itu beberapa saksi mata yang tak ingin menyebutkan jatidirinya mengatakan, ratusan warga telah meninggalkan Jaar.

"Warga setempat takut terhadap bom nyasar atau serangan udara. Mereka meninggalkan desa mereka menuju tempat lain yang aman," kata saksi mata.

Pada Sabtu malam, Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan dua serangan udara merusak tiga kendaraan dan menewaskan 10 anggota al-Qaidah di dekat perbatasan di Provinsi Shabwa di bagian tenggara negeri tersebut.

Pejabat setempat juga memberi tahu bahwa serangan udara dilancarkan oleh beberapa pesawat tanpa awak milik AS dan menewaskan sebanyak 21 gerilyawan al-Qaidah.

Yaman sedang berjuang melawan al-Qaidah di Jazirah Arab (AQAP), yang berpusat di Yaman dan telah merebut beberapa kota besar di bagian selatan. Mereka memanfaatkan kekosongan keamanan selama kerusuhan rakyat tahun lalu.

Di beberapa wilayah Yaman selatan, kubu mereka bahkan beroperasi sebagai pemerintah de fakto daerah yang bergolak di Yaman itu.

Iran Vonis 13 Agen Mossad


Teheran, FaktaPos.com - Pengadilan Iran telah menjatuhkan hukuman kepada 13 orang yang dinyatakan bersalah terlibat dalam kegiatan spionase untuk agen intelijen Israel, Mossad, kata laporan Press TV satelit lokal Minggu (13/05).

Cabang 15 Pengadilan Revolusi Teheran menjatuhkan putusan pada Minggu, dan menyatakan bahwa para narapidana itu telah terpikat untuk bekerja sebagai mata-mata Mossad melalui jaringan-jaringan televisi satelit mereka yang berbasis di luar negeri dan kampanye iklan yang cerdas, kata laporan itu tanpa rincian tentang vonis.

Para narapidana memiliki 20 hari untuk mengajukan banding terhadap vonis, kata kantor berita setengah resmi Iran, Mehr, Ditambahkannya, bahwa perincian putusan itu akan diumumkan setelah konfirmasi oleh pengadilan banding.

Pada 17 April Kementerian Intelijen Iran mengumumkan bahwa mereka telah menangkap 15 "mata-mata" dan "teroris" yang terlibat dalam kegiatan spionase Israel.

Kementerian itu mengatakan dalam satu pernyataan dalam operasi pasukan intelijen Iran, bahwa pihaknya telah menahan 15 orang, warga Iran dan asing, yang terkait dengan sel mata-mata Israel.

Iran telah menuduh Israel melakukan kerja intelijen di dalam wilayah republik Islam dan bahkan terlibat dalam pembunuhan ilmuwan-ilmuwan nuklir Iran.

Israel dan Barat mencurigai program nuklir Iran dan menuduh Iran melakukan kegiatan persenjataan nuklir dengan kedok program nuklir sipil.

Namun Iran membantah tuduhan-tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa kegiatan nuklirnya untuk kepentingan "damai".

Jumat, 11 Mei 2012

Al Qaeda Dikhianati Agen Sendiri


WASHINGTON,  Media Amerika Serikat melaporkan calon pelaku bom bunuh diri dalam "bom celana dalam" yang digagalkan CIA beberapa waktu lalu ternyata merupakan agen ganda.

Bulan lalu, intelijen AS mendapatkan informasi bahwa Al Qaeda cabang Yaman berniat melancarkan serangan besar menggunakan bom jenis baru yang nyaris tak terdeteksi dalam sebuah penerbangan tujuan AS dari Yaman.

Namun, orang yang diutus oleh Al Qaeda untuk melaksanakan serangan itu ternyata bekerja untuk CIA dan Arab Saudi, demikian dikatakan pejabat AS dan Yaman kepada Associated Press, Selasa (8/5/2012).

Ini merupakan kegagalan serangan bom kali kesekian bagi Al Qaeda, yang sebelumnya nyaris meledakkan bom di pesawat. Bagi AS, ini merupakan kemenangan karena berhasil mengamankan bom itu secara utuh untuk dipelajari intelijennya.

Kerja sama dengan calon pelaku bom bunuh diri itu kali pertama dilaporkan oleh surat kabar Los Angeles Times, Selasa.

Pihak FBI masih menganalisis peledak yang sedianya disembunyikan di dalam celana dalam seorang penumpang. Menurut pejabat berwenang, peledak itu merupakan perbaikan dari bom yang gagal meledak dalam pesawat bertujuan Detroit pada Natal 2009.

Peralatan yang disita dari Yaman itu mirip dengan yang ditemukan dari tangan Umar Farouk Abdulmutallab pada serangan Natal 2009 dalam penerbangan menuju Detroit AS. Warga Nigeria itu tertangkap ketika bom yang dijahit pada celana dalamnya itu gagal meledak .

Bom yang terbaru ini merupakan pengembangan dari bom Abdulmutallab, dan oleh pihak berwenang digambarkan bakal sulit dideteksi meskipun melalui sejumlah pemeriksaan keamanan.

Bom itu dilaporkan memiliki dua jenis detonator dan mengandung peledak militer yang canggih, "Yang mampu meledakkan pesawat terbang," kata seorang pejabat seperti dikutip New York Times.

Pakar-pakar bom yang dikutip media AS mengatakan, berdasarkan ciri-cirinya, bom itu kemungkinan buatan pakar bom AQAP Ibrahim Hassan Tali al-Asiri atau salah satu muridnya.

Menurut para pejabat AS yang menolak namanya disebut karena kasus ini cukup sensitif, calon pelaku itu direkrut oleh badan intelijen Arab Saudi dan dikirim ke Yaman untuk bergabung dengan salah satu sel kelompok Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP). 

Setelah mendapat tugas, "agen ganda" tersebut meninggalkan Yaman bersama bom itu. Awalnya berencana meledakkannya di pesawat, alih-alih dia membawa peledak itu ke CIA. Menurut New York Times, pria itu kini dalam keadaan aman di Arab Saudi. 

BBC melaporkan, pria itu dikatakan mendapat tugas berat dari intelijen Saudi, yakni meyakinkan AQAP bahwa dia ingin meledakkan diri dalam sebuah pesawat tujuan AS.

Agen itu juga yang memberi petunjuk bagi CIA, seperti ditulis New York Times, untuk melakukan serangan pesawat tak berawak di Yaman, Minggu (6/5/2012), yang menewaskan pemimpin AQAP Fadh al-Quso.

Quso menjadi buron dalam kaitannya dengan pengeboman terhadap kapal perusak AS USS Cole di Yaman 12 tahun silam. AS menawarkan hadiah sebesar 5 juta dollar AS untuk informasi yang menghasilkan penangkapan atau terbunuhnya Quso.

Mengutip pihak berwenang AS, ABC News melaporkan bahwa Quso merencanakan serangan yang mirip dengan serangan yang gagal untuk peledakan pesawat penumpang pada 2009.(kompas.com)

Aceh Siap Basmi Senpi Ilegal


JAKARTA - Delegasi Aceh yang di dalamnya termasuk gubernur/wakil gubernur terpilih, Zaini Abdullah/Muzakir Manaf, Senin (7/5) melakukan pembicaraan dengan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Mabes Polri. Salah satu isi pembicaraan adalah komitmen pemerintah Aceh yang baru untuk memberantas peredaran senjata api (senpi) ilegal di provinsi ini.

Delegasi Aceh yang melakukan pembicaraan dengan Kapolri Timur Pradopo, selain Zaini Abdullah/Muzakir Manaf juga Pemangku Wali Nanggroe Malik Mahmud, Zakaria Saman, Kamaruddin Abubakar, Tgk Irsyadi, dan Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh (PA) Pusat, Fachrul Razi.

“Selain penanganan senjata ilegal, pertemuan itu juga membicarakan tentang pemberantasan korupsi di Aceh,” kata Jubir PA Pusat, Fachrul Razi.

Ditanya apakah dalam pertemuan itu ikut dibicarakan soal Ayah Banta atau Vikram yang diduga terlibat dalam peristiwa kekerasan bersenjata di Aceh, Fachrul Razi mengatakan sama sekali tidak dibicarakan.

“Pertemuan itu lebih banyak membincangkan tentang kerja sama antara Pemerintah Aceh yang baru dengan kepolisian dalam menjaga perdamaian serta meminimalisir aksi-aksi kriminalitas,” ujar Fachrul Razi.

Kapolri mengaharapkan Pemerintahan Aceh yang baru dapat dijalankan secara bersih dan para pelanggar hukum ditindak sesuai ketentuan. “Tidak ada toleransi bagi pelanggar hukum di Aceh. Tidak ada yang kebal hukum,” kata Fachrul Razi mengutip Kapolri.

Kamis, 10 Mei 2012

Dokter Gigi Bima Ditangkap Densus 88


Mataram, - Dokter gigi Yuni Ardie, yang ditangkap bersama Kam, di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, 13 April 2012, mengaku tidak mempersoalkan perlakuan Tim Densus 88 Mabes Polri yang menangkapnya di jalanan.

"Tidak masalah bagi saya, saya pahami polisi menggunakan Undang Undang Teroris, sehingga menangkap orang yang diduga dengan cara apapun, kemudian surat penangkapannya menyusul. Tidak ada masalah," kata Yuni yang dihubungi dari Mataram, Minggu (22/04) malam.

Yuni sempat menjalani pemeriksaan intensif di Mabes Polri semenjak ditangkap di Kota Bima. Ia sempat jadi terduga menyembunyikan buronan teroris sehingga dikait-kaitkan dengan jaringan terorisme, namun akhirnya dilepas karena tidak cukup bukti untuk menjeratnya.

Drg Yuni tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Minggu (21/4) siang, dan dijemput sanak keluarganya. Bahkan ibundanya sengaja datang dari Jawa Timur untuk menjemputnya di Bandara Bima itu.

Sebelumnya, Drg Yuni ditangkap Tim Densus 88 Mabes Polri, ketika bersama rekan kerjanya Kam, tengah berkendaraan di Jalan Melati, Kota Bima, dari kediaman Drg Yuni hendak menuju Masjid Raya Bima untuk Salat Jumat. Jarak dari kediaman Drg Yuni ke Masjid Raya itu, sekitar 200 meter.

Hingga kini, Kam masih dalam pemeriksaan intensif di Mabes Polri. Ia teridentifikasi terlibat dalam sejumlah aksi terorisme, termasuk dengan jaringan terorisme Cikampek, Jawa Barat.

Kam teridentifikasi pernah mengikuti pelatihan terorisme di Aceh, dan dikenal sebagai ahli persenjataan. Ia dikabarkan juga terlibat dari aksi terorisme di Poso, yang kabur kemudian bersembunyi di Bima, NTB.

Yuni mengatakan, ia telah memenuhi prosedur pemeriksaan yang diberlakukan Tim Densus 88 Mabes Polri, terhadap seseorang yang diduga terlibat teroris.

Ia merasa diperlakukan secara wajar selama dalam proses pemeriksaan, tidak pernah disiksa atau diperlakukan kasar. Bahkan, diberi makan dan tempat tinggal yang layak.

Yuni pun mengaku telah menjelaskan kronologi perkenalan dengan Kam hingga dipekerjakan sebagai staf di tempatnya melakukan praktek kedokteran gigi.

"Saya hanya mempekerjakan orang itu di tempat praktek. Dia datang minta kerja, saya lihat orangnya baik maka saya pekerjakan dia. Saya tidak tahu masa lalunya, dia ngaku berasal dari Jakarta," ujarnya.

Yuni pun mengaku tidak menyangka Kam yang bekerja sebagai stafnya sejak tiga bulan lalu itu, teridentifikasi terlibat jaringan terorisme.

Drg Yuni sendiri telah menjadi bagian dari penduduk Kota Bima sejak sekitar lima hingga tujuh tahun lalu, dan selama di daerah itu ia menjalani profesi dokter gigi yang membuka praktek di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bima, kemudian pindah lokasi ke kediamannya di Kelurahan Pane, Kecamatan Rasa Na'e Barat, Kota Bima. 

Umar Patek Mengaku Menyesal



Jakarta, Tersangka kasus aksi bom Bali I, Umar Patek mengaku menyesal atas aksi yang memakan korban sebanyak 202 jiwa itu.

"Saya menyesal dan saya bertanggung jawab," kata Patek saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan perkara bom Bali I di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Senin (07/05).

Dalam kesempatan itu, Patek mengaku sempat menentang rencana bom Bali. Namun hal itu dimentahkan oleh Dulmatin yang lebih dianggapnya senior daripada dirinya.

Meski menentang dan mengetahui rencana pemboman, Patek memilih untuk tidak melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib.

"Saya tidak ingin ada badai fitnah yang lebih besar dari kelompok aktivis Muslim kepada saya," akunya.

Seperti diketahui Umar Patek terlibat dalam sejumlah aksi teror di Indonesia. Ia buronan Bom Bali I tahun 2002. Ia juga terlibat dalam bom Natal tahun 2000.

Lama menghilang, Patek diketahui kembali terlibat dalam pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar. Ia menyembunyikan keberadaan pelaku teroris, Dulmatin pada Juni 2009 sampai Maret 2010.

Terkait serangkaian kasus itu, Patek dijerat Pasal 9, Pasal 13 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Pasal 340 KUHP, UU Darurat Tahun 1951, Pasal 266 KUHP, dan Pasal 55 UU Imigrasi. 

Rabu, 09 Mei 2012

1 Januari 2013 E-KTP Berlaku, Tetap Simpan KTP Lama!


JAKARTA,— KTP elektronik diberlakukan mulai 1 Januari 2013. Segala urusan,  mulai dari kependudukan, pengurusan surat, pembelian tanah dan kendaraan bermotor, hingga urusan perbankan, akan menggunakan e-KTP. Namun, salinan atau fotokopi KTP lama diharapkan tetap disimpan untuk pencocokan data di berbagai instansi.

Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011 tentang Penerapan KTP Berbasis NIK secara Nasional, menurut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Selasa (1/5/2012) di Jakarta, menunjukkan bahwa penggunaan KTP elektronik tunggal secara nasional.

Oleh karenanya, pembelian tanah, kendaraan, serta urusan perbankan dan asuransi bisa dilakukan dengan menggunakan e-KTP.

Namun, data pribadi yang sudah tercantum di bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan rekening bank bisa saja masih menggunakan data pada KTP nonelektronik. Padahal, pada akhir 2012, KTP nonelektronik dapat diserahkan kepada dinas kependudukan masing-masing.

Untuk kemudahan mencocokkan data pada KTP lama dengan e-KTP, Gamawan menyarankan agar setiap warga memiliki fotokopi KTP lama. Ini bisa ditunjukkan saat pengurusan buku rekening bank, STNK, BPKB, dan surat-surat lainnya di masa transisi KTP nonelektrontik ke e-KTP.

Terkait penggunaan e-KTP secara nasional untuk berbagai kepentingan ini, Gamawan mengatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri akan bertemu dengan semua lembaga dan kepala daerah untuk sosialisasi pada Juni tahun ini. 

Selasa, 08 Mei 2012

Lagi-lagi, Massa FPI Protes Diskusi Irshad Manji


Puluhan orang beratribut Front Pembela Islam (FPI) mendatangi acara diskusi media dan peliputan agama yang digelar di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Sabtu (5/5/2012), dengan pembicara, di antaranya, feminis Islam asal Kanada, Irshad Manji.

Massa FPI yang berdatangan dengan menggunakan sepeda motor sempat melakukan aksi protes tak jauh dari lokasi acara. Aksi protes kali ini berlangsung tanpa adanya tindak kekerasan.

Acara diskusi yang berlangsung sekitar 90 menit ini diamankan sekitar 50 anggota Banser DKI. Massa FPI dan Banser DKI sempat melakukan dialog.
"Ada dialog antara kami (Banser) dengan FPI supaya ada kebersamaan. Wadah kita sama, Islam. Kami jelaskan bahwa acara yang kami jaga sesuai dengan UUD 1945," kata Wakil Komandan Banser DKI Jakarta Abdul Mufid kepada para wartawan seusai acara diskusi.

Selain Banser, aparat kepolisian gabungan dari Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Pasar Minggu, dan Polsek Pancoran, turut berjaga-jaga di sekitar lokasi acara. Mereka berjaga-jaga di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Pasar Minggu dan sekitarnya.

Tak lama setelah acara usai, Irshad Manji langsung pulang.
Ketua AJI Jakarta Umar Idris mengatakan, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugiarto sempat meminta panitia mempercepat acara. Alasannya, massa FPI semakin dekat ke markas AJI.

"Namun, saat itu memang acara sudah hampir selesai. Acara diskusi sudah berjalan maksimal," kata Umar. (by Kompas.com

Satu Korban Ledakan Mobil Pemadam Kebakaran Tewas


Seorang korban ledakan mobil pemadam kebakaran di Jorong Padang Datar, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, Senin (7/5/2012) malam, meninggal dunia. Korban bernama Riswandi (37) meninggal dunia di RSUD Prof  Dr MA Hanafiah SM, Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar.

Korban sudah langsung dibawa dengan ambulans menuju rumah duka beberapa saat menjelang tengah malam. Kapolres Tanahdatar Ajun Komisaris Besar Teguh Trisasongko mengatakan, korban seluruhnya 61 orang yang menderita luka bakar.

Para korban merupakan warga yang menonton upaya pemadaman api. Seperti diwartakan sebelumnya, ledakan diawali upaya pemadaman sebuah kedai penjual bensin eceran yang lazim disebut Pertamina.
Sebanyak 21 korban dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, dan Kota Padang. Tingkatan luka bakar yang diderita para korban diperkirakan antara 30 persen hingga 80 persen.  

Ledakan mobil pemadam kebakaran di Jorong Padang Atar, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, Senin malam, membuat 53 warga menderita luka bakar. Kapolres Tanahdatar Ajun Komisaris Besar Teguh Trisasongko mengatakan, tujuh korban dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang dan Kota Bukittinggi.
"Korban lainnya dirawat di rumah sakit di Kabupaten Tanahdatar," kata Kapolres (by Kompas.com)

Kamis, 03 Mei 2012

Apakah Harus Merusak Kalau Melarang Aktivitas Ahmadiyah


Di Indonesia, ajaran Islam tentang toleransi sejalan dengan UUD 1945 Pasal 29 ayat 2. Pasal tersebut berbunyi "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu".


Atas dasar ini maka miris bila ternyata masih saja terjadi aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh umat beragama dengan menyerang dan merusak masjid jamaah Ahmadiyah Baitul Rahim Jalan KH U Syarifudin, Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (20/04).


Aksi perusakan tersebut berawal setelah beberapa warga datang melakukan aksi damai untuk menyegel tempat peribadatan Ahmadiyah, karena warga menilai ajaran dan ritual yang dilakukan kelompok Ahmadiyah setempat telah menyesatkan dan meresahkan masyarakat. Seusai massa melakukan tindakan anarkis, mereka lantas meninggalkan lokasi.


Menurut Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sumatera Drs H. Hasan Maksum Nasution, SH, SPdI, MA, pada pasal 29 UUD 1945 dijelaskan, tidak boleh ada paksaan dari mana pun terhadap keyakinan seseorang, karena hal itu termasuk hak asasi yang perlu dilindungi. Dan toleransi dalam Islam telah dipraktekkan ketika Rasulullah Saw tinggal di Madinah. 
"Meskipun saat itu beliau adalah seorang pemimpin, namun beliau tetap menghormati umat lain," tulis Hasan di Sumut Post, 13/04/2012.


Hal ini, lanjut Hasan, dapat dilihat ketika Nabi Muhammad SAW membuat perjanjian yang dikenal dengan istilah Piagam Madinah. Di dalam Piagam Madinah secara ekspelisit tertulis beberapa golongan dan berbagai suku. Rasulullah SAW tampaknya mempunyai pengetahuan yang luas tentang keadaan politik kelompok-kelompok secara terpisah, maka tidak ada persatuan diantara mereka dan mereka tidak mempunyai pemerintahan yang membawahi berbagai kelompok itu.


Menurutnya, di dalam Piagam Madinah terdapat kalimat-kalimat yang mengandung makna dan mengarah kepada kesatuan dan persatuan. Pada Pasal 1 dinyatakan, "Mereka satu umat, berbeda dengan yang lain", Pasal 15 menyatakan, perlindungan Allah hanyalah satu, Pasal 16 menentukan "Orang Yahudi yang mengikuti kita, berhak atas pertolongan dan bantuan", Pasal 24 menyatakan "Kaum Yahudi memikul biaya bersama kaum mukminin selama dalam peperangan", Pasal 25 menyatakan "Yahudi Bani ‘Auf satu umat bersama kaum mukminin".



Kerukunan, kedamaian, dan kesejahteraan merupakan tiga kata kunci penting dalam mewujudkan bangsa dan negara yang majemuk menjadi bangsa yang unggul dan maju.
Seharusnya Bangsa Indonesia lebih rukun dan bersatu, serta senantiasa menjaga kehidupan bermasyarakat yang tertib dan damai, namun masih sering terjadi aksi-aksi kekerasan.


"Tindakan-tindakan kekerasan itu, baik yang bersifat horizontal atau kekerasan antaranggota masyarakat, maupun aksi-aksi yang melanggar hukum dan merusak aset-aset negara, tidak boleh terus terjadi di negeri ini.
Presiden meminta perselisihan atau konflik antarkomponen masyarakat tidak menjadi perpecahan, karena perbedaan identitas dapat dicarikan solusinya secara damai.
"Kita semua harus memiliki semangat dan tanggung jawab untuk menjaga kerukunan dan kedamaian, selalu ada jalan untuk itu."
Pada era demokrasi dan kebebasan saat ini, masyarakat bebas menyampaikan aspirasi, termasuk melakukan protes dan unjuk rasa.
Namun demikian, Presiden meminta gerakan protes dan unjuk rasa itu tetaplah disampaikan secara tertib, sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Unjuk rasa yang disertai aksi-aksi yang merusak dan anarkis, tentulah tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur demokrasi yang kita junjung tinggi.
Para pemuka agama harus turut menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat, di samping jajaran lembaga negara dan pemerintah, termasuk aparat keamanan dan penegak hukum.

Rabu, 02 Mei 2012

Warga Gowa Desak Pembubaran Gafatar, Sekte Sesat Anti Shalat

     Masyarakat Gowa resah dengan penodaan agama yang dilakukan oleh anggota ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Warga menuntut pembubaran aliran sesat Gafatar.
        Diskusi pembubaran Gafatar yang diduga aliran sesat di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (9/4) diwarnai keributan.
          Bersitegang terjadi antara sejumlah tokoh masyarakat dengan seorang Imam mesjid dan perwakilan dari pemerintah.         Namun, keributan tidak berlangsung lama setelah sejumlah warga segera menenangkan kedua pihak.
Sejumlah tokoh masyarakat di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa menilai pihak pemerintah setempat lambat dan tidak mau menyelesaikan secara cepat permasalahan ini.
Warga marah karena organisasi Gafatar ini sudah meresahkan warga dengan melakukan penistaan agama. Tidak hanya itu, sejumlah anggota Gafatar juga selalu mengajak warga agar masuk dalam kelompoknya dan melarang warga untuk shalat.
        Diskusi itu dihadiri sejumlah tokoh agama, perwakilan Pemerintah Daerah Gowa, serta pihak kepolisian. Sebagian besar anggota diskusi memberikan waktu tiga hari kepada pihak pemerintah agar Gafatar segera dibekukan keberadaannya.
        Warga berjanji jika dalam waktu tersebut belum juga ada keputusan dari pemerintah maka mereka akan membongkar paksa bangunannya dan mengusir seluruh anggota gafatar di kampung tersebut.
        Abubakar Paka, Ketua MUI Kabupaten Gowa berjanji akan memanggil pihak Gafatar untuk memastikan dugaan warga. Namun, MUI Gowa mengakui jika benar Gafatar melarang untuk melakukan shalat, maka Gafatar dianggap sebagai aliran sesat.
         Sementara menurut Wakil Ketua Komite Dakwah Khusus MUI Pusat, Abu Deedat Syihab MH, Gafatar adalah aliran sesat penjelmaan dari Al Qiyadah Al Islamiyah, pimpinan Nabi Palsu Ahmad Moshaddeq yang pernah dipenjara beberapa tahun silam.

Waspadai Gafatar Pecahan NII


 Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) berencana mendeklarasikan dirinya sebagai Ormas untuk Kepengurusan tingkat Provinsi di Solo, Minggu, 29 April 2012 di GOR Bhineka Solo. Namun belum sempat acara dimulai Polsek Lawiyan dibantu Polres Solo membubarkan Ormas ini dikarenakan belum mengantongi ijin resmi dari Polres maupun Kesbangpol Solo.


“Penolakan dari ormas tidak hanya di GOR Bhineka, namun sebelumnya juga ada penolakan di Balaikota Solo, Diamond Solo dan Hotel Lor In Karanganyar,” Kata Kapolres Solo Kombespol Asdjimain, Solo, Minggu (29/4).


Sementara itu Ratusan warga dan dari 2 Ormas di Solo yaitu Front Pembela Pancasila (FPP) dan Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) berada di luar GOR menolak keras keberadaan ormas ini karena disinyalir jelmaan dari pengikut aliras sesat Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushadeq yang telah terbukti melakukan penodaan agama Islam.


Hasil Inspeksi LUIS di TKP, Semua Peserta dan Group Paduan suara sudah dievakuasi. Seperangkat Gamelan juga sudah dievakuasi. Namun Dari TKP Polres Solo menyita atribut Deklarasi seperti Dekorasi panggung ukuran besar dan Spanduk untuk jumpa pers. Tersisa di GOR adalah panggung dari papan kayu.


Menurut LUIS, dari hasil investigasi yang dilakukan MUI, Gafatar merupakan penjelmaan dari Komite Milah Abraham (Komar) yang juga merupakan penjelmaan Al Qiadayah Al Islamiah pimpinan Ahmad Mushadeq yang sudah dipenjarakan di Jakarta beberapa tahun lalu. Kelompok ini hanya mengajarkan shalat hanya cukup satu kali sehari dan tidak diwajibkan berpuasa.


Menanggapi hal ini, Ketua Gafatar DPD Jateng HS Cakraningrat mengemukakan memang pernah ada orang dari organisasi terlarang yang menyusup dan menyebabkan Gafatar dianggap sama dengan organisasi terlarang itu.


“Tapi saat ini sudah dilakukan pembersihan.”ujarnya.


Hari ini, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Solo, Suharso mengaku telah melaporkan masalah itu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


“Terkait dengan dugaan bahwa Ormas itu menyimpang dari ajaran agama dan Pancasila itu, kami sudah melaporkannya ke pemerintah pusat, dalam hal ini Mendagri agar segera ditelusuri benar atau tidaknya,” jelas Suharso, saat diwawancarai wartawan di Balaikota, Senin (30/4/2012).


Melalui sambungan telpon, LUIS meminta jaminan kepada Kapolres Surakarta agar mewaspadai dan membubarkan setiap aliran sesat di Solo. LUIS berusaha minta jaminan kepada Panitia Gafatar agar tidak memaksakan Deklarasi di Solo, namun LUIS batal ketemu Panitia Deklarasi di Polsek Lawiyan, karena belasan Panitia langsung diamankan di Polres Solo.