Aden, Tentara pemerintah Yaman deng menggunakan roket dan senjata artileri memborbadir beberapa lokasi di Provinsi Abyan, yang disinyalir didiami oleh kelompok al-Qaidah. Serangan itu menewaskan sedikitnya 20 gerilyawan dan 10 prajurit.
Seorang pejabat militer yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, pertempuran sengit terjadi di pinggiran Jaar dan Zanjibar di Abyan saat tentara pemerintah mulai melancarkan serangan besar-besaran untuk menguasai kota besar dan kecil yang dikuasai gerilyawan sejak 2011.
Sang sumber mengatakan, angkatan bersenjata Yaman berhasil mendesak posisi gerilyawan al-Qaidah ke luar pinggiran Zanjibar setelah pertempuran mematikan dan pemboman artileri yang menewaskan 20 gerilyawan.
"Ini adalah untuk pertama kalinya tentara kami bergerak menuju pusat kota Zinjibar setelah merebut kembali pangkalan strategis dari al-Qaidah yang telah meninggalkan tempat persembunyian mereka," ia menambahkan, seperti dilaporkan oleh Xinhua, Senin (14/05).
Selain itu, seorang komandan Angkatan Darat mengatakan, sebanyak 10 prajurit termasuk seorang kolonel tewas, dan puluhan lagi cedera dalam pertempuran pada hari Minggu itu dan gerilyawan al-Qaidah di Zinjibar dan Jaar.
Sementara itu beberapa saksi mata yang tak ingin menyebutkan jatidirinya mengatakan, ratusan warga telah meninggalkan Jaar.
"Warga setempat takut terhadap bom nyasar atau serangan udara. Mereka meninggalkan desa mereka menuju tempat lain yang aman," kata saksi mata.
Pada Sabtu malam, Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan dua serangan udara merusak tiga kendaraan dan menewaskan 10 anggota al-Qaidah di dekat perbatasan di Provinsi Shabwa di bagian tenggara negeri tersebut.
Pejabat setempat juga memberi tahu bahwa serangan udara dilancarkan oleh beberapa pesawat tanpa awak milik AS dan menewaskan sebanyak 21 gerilyawan al-Qaidah.
Yaman sedang berjuang melawan al-Qaidah di Jazirah Arab (AQAP), yang berpusat di Yaman dan telah merebut beberapa kota besar di bagian selatan. Mereka memanfaatkan kekosongan keamanan selama kerusuhan rakyat tahun lalu.
Di beberapa wilayah Yaman selatan, kubu mereka bahkan beroperasi sebagai pemerintah de fakto daerah yang bergolak di Yaman itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar