Aparat polisi menduga para anggota kelompok teror Poso yang sebelumnya bersembunyi di kawasan Gunung Biru Tamanjeka telah melarikan diri menuju ke lokasi baru yaitu ke pegunungan Malino yang berada di wilayah kabupaten Morowali provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (9/11/2012). Namun tidak menutup kemungkinan anggota kelompok itu berupaya melarikan di ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjend Pol Dewa Parsana dalam konferensi pers di Mapolres Poso kepada wartawan, Kamis (9/11/2012), mengatakan bahwa operasi penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian telah membuat para pelaku kekerasan dan teror yang sebelumnya disinyalir kuat berada di wilayah gunung Biru telah melarikan diri.
Dari informasi intelijen diduga anggota dari kelompok itu telah melarikan diri ke wilayah pegunungan Malino yang secara administratif berada di daerah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Kemungkinan pelarian anggota kelompok itu ke wilayah pegunungan Malino kini masih terus dikembangkan untuk kebutuhan pengejaran yang kemungkinan besar akan dilakukan ke wilayah itu.
Polri juga tidak menutup kemungkinan bahwa selain ke arah pegunungan Malino di Morowali, anggota kelompok itu juga berupaya untuk melarikan diri ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Pihak kepolisian daerah Sulawesi Tengah telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di kedua provinsi itu untuk memperketat pengamanan di perbatasan untuk mengantisipasinya.
Kawasan gunung Biru Tamanjeka yang sebelumnya diduga kuat sebagai basis dari pergerakan kelompok pelaku aksi teror dan kekerasan oleh pihak kepolisian daerah Sulawesi Tengah diyakini telah steril karena dalam operasi penyisiran yang dilakukan melibatkan 2 SSK Brimob dan 2 SSK personel TNI, petugas tidak menemukan atau menangkap satupun pelaku.
Operasi penyisiran di gunung biru Tamanjeka secara efektif telah dihentikan pada Jumat 9 november 2012. Warga masyarakat setempat sudah diperbolehkan untuk kembali beraktivitas di kebun maupun di ladang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar