KERAGAMAN ETNIS

KERAGAMAN ETNIS

Rabu, 01 Agustus 2012

Tragedi Kemanusian di Rohingya Jadi Benih Radikalisme?


Kekerasan etnis Rohingya dan Rhakine memangsa 78 orang tewas pada Juni lalu, sementara sejumlah 90.000 orang mengungsi. Tindak kekerasan itu bermula dari desas-desus mengenai seorang perempuan Rhakine yang diperkosa tiga etnis Rohingya.

Baru-baru ini ada laporan yang belum dikonfirmasikan kebenarannya mengenai dua pengungsi Rohingya yang ditahan aparat Bangladesh karena diketahui intensif berhubungan dengan kelompok militan terlarang di Bangladesh, Jamiat-ul Mujahidin. Militansi kaum Rohingya sendiri sempat bersemi pada awal 1980-an dan 1990-an namun tidak berlangsung lama.

Badan-badan keamanan dan intelijen Bangladesh khawatir Jamiat-ul Mujahidin ini akan menggunakan etnis Rohingya sebagai tempat penyemaian bibit radikalisme yang bisa mengubah hubungan Bangladesh–Myanmar menjadi semakin masam.

Setelah kekerasan membara di Rakhine, Taliban Pakistan menampilkan diri sebagai pahlawan pembela kaum muslimin Rohingyaa dan mengatakan “kami akan membalas dendam darah Anda”. Hizbullah dan Taliban Afghanistan juga menyatakan dukungan kepada etnis Rohingya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar