KERAGAMAN ETNIS

KERAGAMAN ETNIS

Senin, 22 Oktober 2012

Penegakan HAM Harus Selaras dengan Nilai-Nilai Pancasila


Penegakan Hak Aasasi Manusia (HAM) di Indonesia harus selaras dengan prinsip Pancasila. Jika tidak sejalan, maka HAM hanya merusak tata nilai luhur kehidupan bangsa. Hal tersebut diungkapkan Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi.

“Kembalikan HAM untuk Pancasila dan Indonesia. Jadi HAM yang mendukung ketuhanan, HAM yang mendukung kemanusiaan, HAM yang mendukung persatuan Indonesia, HAM yang mendukung demokrasi yang setimbang dengan leadership, dan HAM yang mendukung keadilan sosial,” kata Kiai Hasyim dalam Tabayun Kebangsaan, di Jakarta.

Meski penting dilakukan, kata Kiai Hasyim, penegakan HAM harus tetap mewaspadai sejumlah kepentingan yang menyusup di belakangnya. Menurut dia, jangan sekali-kali menentang HAM karena HAM diperlukan sepanjang masa sebagai hak adami di dalam syari’at Nabi Muhammad SAW yang perlu dijaga, jangan sampai hak itu dikendarai, dipergunakan untuk kepentingan kemungkaran dan pengrusakan terhadap bangsa ini.

Dalam hal ini, Kiai Hasyim mempertanyakan ideologi HAM yang berkembang di Indonesia. Ia mencurigai, banyak kepentingan asing berusaha masuk ke Indonesia dengan dalih penegakan HAM. Karena itu, Kiai Hasyim mengusulkan ada peraturan yang menjelaskan HAM.

“Itu harus dibuat undang-undangnya yang menentukan jenis kelamin HAM. Kalau tidak, dia akan dikendarai oleh orang tak bertanggung jawab untuk membuat distorsi-distorsi dalam Republik Indonesia,” tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar