Kepolisian Daerah (Polda) Maluku membentuk tim khusus guna mengungkap aksi teror bom yang terjadi di kawasan Terminal Mardika Ambon, Senin (1/10/2012) dini hari.
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Maluku Komisaris Besar S G Manik, Rabu (3/10/2012) sore, mengatakan, pembentukan tim khusus tersebut sebagai upaya untuk mempercepat pengungkapan kasus teror bom yang selalu meresahkan masyarakat. Tim ini sendiri akan dipimpin langsung oleh dirinya setelah mendapat surat keputusan dari Kapolda Maluku.
“Tim ini dibentuk untuk pengungkapan kasus tersebut. Ini, kan, juga bagian dari upaya teror yang perlu diungkap,” kata Manik.
Saat ini, kata Manik, polisi telah memeriksa tujuh saksi untuk dimintai keterangan. Ia juga mengungkapkan, ledakan keras yang terjadi pada Senin dini hari tersebut merupakan ledakan bom rakitan yang sengaja ditaruh para pelaku di depan toko Dewi di Kawasan Terminal Mardika.
Menurutnya, jenis bom yang diledakkan berdaya ledak rendah karena hanya menggunakan komponen pupuk urea dan solar yang sengaja dipadatkan dengan memakai sumbu sebagai pemicu ledakan.
“Komponen rangkaian bom rakitan itu menggunakan pupuk urea dan solar yang dipadatkan serta sumbu sebagai pemicu ledakan. Ini sesuai hasil temuan Tim Jihandak Polda Maluku,” ujarnya.
Soal motif teror tersebut, ia mengakui, pihaknya belum dapat memastikannya. Ia juga tidak mau berspekulasi kalau teror bom tersebut ada kaitannya dengan operasi penertiban PKL di Pasar Mardika yang terjadi sehari pasca-ledakan tersebut. Ia juga belum dapat memastikan apakah pelaku terkait jaringan teroris ataukah bukan.
“Saya juga mendengar informasi tersebut kalau sehari sebelum peledakan itu ada penertiban PKL di Pasar Mardika. Kita tidak ingin berandai-andai karena kita butuh fakta hukum,” ungkapnya.
Setelah dibentuk tim khusus tersebut, ia optimistis polisi segera menangkap pelaku teror bom di Terminal Mardika tersebut. Ia bahkan mengatakan tidak kurang dari dua minggu ke depan pelaku teror akan segera tertangkap. “Paling dua minggu pelakunya sudah kita tangkap. Saya yakin itu,” katanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar